Jumat, 13 Mei 2011 | By: Jakarta Punya

Kerak Telor

Kerak telor adalah makanan asli daerah Jakarta (Betawi), dengan bahan-bahan beras ketan putih, telur ayam, ebi (udang kering yang diasinkan) yang disangrai kering ditambah bawang merah goreng, lalu diberi bumbu yang dihaluskan berupa kelapa sangrai, cabai merah, kencur, jahe, merica butiran, garam dan gula pasir.






Resep Kerak Telor
Bahan :
100 gr beras ketan putih, dicuci bersih dan direndam dengan air kurang lebih 2 jam
4 butir telur bebek
4 sdm bawang goreng
4 sdm serundeng
4 buah cabai rawit, iris halus
2 sdt garam
1 sdt lada bubuk
1 sdt gula pasir
4 sdm ebi bubuk

Cara membuat :
Panaskan penggorengan kerak telur hingga cukup panas.
Masukkan satu sendok makan sayur ketan yang sudah direndam beserta airnya (sekitar 50 gr), tutup dan masak kurang lebih 2 – 3 menit.
Buka tutupnya, kemudian beri 2 butir telur, 2 sdm bawang goreng, 2 sdm serundeng, 2 sdm ebi, 2 buah cabai rawit, 1 sdt garam, 1/2 sdt lada bubuk dan 1/2 sdt gula pasir, aduk rata.
Ratakan disisi penggorengan kurang lebih berdiameter 20 cm, tutup dan masak kembali hingga harum
Balik penggorengan kerak telur hingga terjilat api dan permukaan atas harum terbakar.
Lalukan cara yang sama untuk bikin kerak telur yang berikutnya. Sajikan.

Untuk 2 porsi.
Senin, 09 Mei 2011 | By: Jakarta Punya

Roti Buaya


Roti Buaya merupakansalah satu syarat yang harus dibawa oleh calon mempelai pria untuk mempelai wanita pada saat hari pernikahan.
Pada hari pernikahan, salah satunya Roti Buaya yang dibawa bentuknya adalah sepasang buaya jantan & betina dan buaya betina sedang menggendong anaknya di punggungnya.
Mengapa buaya yang menjadi simbol?
Menurut sejarahnya buaya merupakan hewan yang paling setia dengan pasangannya.dan menurut ceritanya buaya hanya kawin sekali dalam seumur hidupnya.
Jadi makna dari buaya itu sendiri dalam lambang pernikahan adat betawi sebagai pembawa makna dan doa agar pasangan yang menikah tersebut dapat menjadi pasangan yang setia seumur hidupnya